Husniah Talenrang Bicara Produksi Kunyit Tompobulu

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GOWA–Dataran tinggi Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, punya banyak komuditi dari hasil pertanian dan perkebunan. Diantaranya tanaman kunyit yang selama ini dijadikan kebutuhan dapur (bumbu masak) dan bahan baku obat-abatan tradisionil, serta bahan baku kosmetik.

Di Desa Datara Kecamatan Tompobulu, warga setempat memanfaatkan tanaman kunyit sebagai peluang bisnis.Melalui bumdes tinggi simbolinh, yang dikordinir Yunirti, ibu-ibu didesa datara, memproduksi umbian tanaman kunyit jadi kuyit bubuk kemasan.

Dimana kunyit kemasan hasil produksi bumdes tersebut, dipasarkan diwilayah Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Kota Makassar.

Pekan lalu, Husniah Daeng Talenrang, menyempatkan diri berdiskusi dengan pengurus Bumdes Tinggi Simboling, saat menggelar kunjungan di wilayah dataran tinggi

Ketua DPD PAN Kabupaten Gowa ini, melihat langsung produksi kunyit bubuk kemasan hasil dari Bumdes Tinggi Simboling.

Anggota DPRD Kabupaten Gowa yang juga pengusaha hasil pertanian dan peternakan ini, memberikan banyak masukan kepada pengurus Bumdes terkait trik pemasaran hasil produksi.

“Kualitas dan kemasan sudah bagus, tinggal  menciptakan pasar yang lebih luas agar produksi bisa lebih besar lagi dari yang selama ini diproduksi. Mengingat bahan baku tanaman kuyit sangat besar volumenya”. Ujar Husniah Daeng Talenrang.

Sekedar diketahui, selain tanaman padi dan kebun, tanaman kunyit adalah salah satu tanaman andalan warga Desa Datara. Mengingat didesa tersebut sangat mudah tumbuh tanaman kunyit.

  • Bagikan