Perjalanan dari Luar Negeri Meningkat, Masa Karantina akan Ditambah Jadi 14 Hari

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah melakukan perpanjangan masa karantina dari 7 hari menjadi 10 hari untuk masyarakat yang baru saja pulang dari luar negeri. Hal itu guna menangkal masuknya Covid-19 varian Omicron ke Tanah Air.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga telah memberikan imbauan agar masyatakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Adapun, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi pun juga menyarankan hal yang sama.

“Perjalanan luar negeri memang tetap 10 hari, memang kita tidak menyarankan untuk keluar negeri mengingat Omicron itu bertambah penyebarannya, bahkan di indonesia juga sudah ada yang terkena,” ujar Budi Karya dalam telekonferensi pers, Selasa (21/12).

Apalagi, kata dia juga beberapa hari ini terjadi peningkatan jumlah orang yang berangkat ke luar negeri. Apabila peningkatan terus terjadi, Menhub mengatakan bahwa pemerintah akan menambah masa karantina menjadi 14 hari.

“Kita akan melihat perkembangan 1 minggu terakhir ini, apabila meningkat, kita akan menetapkan (masa karantina) 14 hari,” ujarnya.

Jika benar ada peningkatan perjalanan, maka kebijakan tersebut akan mulai ditetapkan pada 1 Januari 2022 mendatang. Oleh karena itu, diharapkan masyarakat untuk menunda perjalanannya ke luar negeri.

“Maka tanggal 1 kita akan menambah peningkatan untuk masa karantina, makanya kita menyarankan untuk tidak keluar negeri, tapi ini opsional, makanya kita mengimbau agar masyarakat kita menunda keberangkkatan ke luar negeri,” tutup Budi. (jpg/fajar)

  • Bagikan