Stepanus Robin Pattuju Dituntut 12 Tahun, KPK Nilai Sesuai Tindakannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju membandingkan penerimaan suapnya dengan eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara. Robin menilai penerimaan suapnya tidak sebanding dengan Juliari yang menerima total Rp 32 miliar, tetapi tuntutan hukumannya sama yakni 12 tahun penjara.

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menegaskan, pertimbangan tuntutan 12 tahun penjara sudah sesuai dengan tindakan Robin. Dia menyebut, tuntutan hukuman tidak bisa dihitung dengan total suap yang diterima Robin maupun Juliari.

“Pertimbangan amar tuntutan pidana setiap perkara tentu tidak dapat disamakan satu dengan yang lainnya,” kata Ali dikonfirmasi, Selasa (21/12).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menegaskan, jaksa penuntut umum (JPU) KPK menyusun tuntutan berdasarkan fakta persidangan. Hal ini berdasarkan, fakta persidangan yang memberatkan dan meringankan dalam persidangan pasti diperhitungkan dalam penyusunan tuntutan.

Namun, selama persidangan itu jaksa menilai lebih banyak fakta yang memberatkan ketimbang yang meringankan. Utamanya soal Robin yang diduga membela mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

“Terdakwa Stepanus Robin Pattuju di depan majelis hakim justru sebaliknya. Malah diduga sengaja menutupi peran dari pihak lain, dalam hal terdakwa Azis Syamsuddin,” tegas Ali.

Oleh karena itu, majelis hakim juga diminta bijak. Tuntutan jaksa terkait Azis diminta dikabulkan penuh.

  • Bagikan