Legislator Golkar Sinjai Usulkan Dana Hibah Forkopimda Ditiadakan, Ini Alasannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SINJAI — Dana hibah yang diperuntukkan bagi anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Sinjai kembali digoyang. Bahkan, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sinjai, Muhammad Wahyu mengusulkan untuk ditiadakan dari APBD 2022.

Pernyataan itu disampaikan oleh Wahyu sebagai respons atas rencana pemangkasan gaji 263 tenaga kontrak Dinas Satpol PP dan Damkar tahun depan dari Rp900 ribu per bulan menjadi Rp600 ribu per bulan.

“Kasihan honorer kita, Pemerintah Pusat menganggarkan BLT desa dari pada pembangunan fisik dan bantuan lainnya karena dampak covid-19, kita di sinjai malah mau menambah sakitnya honorer,” bebernya, Rabu (22/12/2021).

Oleh karena itu, dia meminta agar rencana tersebut dikaji ulang. Termasuk rencana pemberian dana hibah kepada Forkopimda.

“Mendingan anggaran dana hibah Forkopimda ditiadakan daripada gaji pegawai kontrak satpol PP dipangkas,” tambahnya.

Diketahui, dari 263 tenaga kontrak tersebut, 167 orang merupakan anggota Satpol PP. 76 lainnya merupakan petugas pemadam kebakaran. (sir)

  • Bagikan