Raja Laiwoi X dan DPP LAT Sultra Dukung Penuh Penegakan Hukum untuk Wujudkan Kota Kendari yang Kondusif

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Raja Laiwoi Ke X dan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendukung penuh penegakan hukum guna mewujudkan Kota Kendari dan Provinsi Sultra yang Kondusif, Aman dan Damai.

Hal ini diungkapkan oleh Raja Laiwoi Ke X H. Irwan S Tekaka Saosao dalam silahturahmi Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat Tolaki di salah satu rumah makan di Kota Kendari, Rabu (22/12)

“Maka dari itu kami meminta kepada Polda Sultra untuk menegakkan hukum seadil-adilnya, meskipun langsung runtuh, tanpa memandang apapun dan siapapun, hukum wajib ditegakkan,”ujarnya.

Putera Raja Tekaka, ini menjelaskan bahwa perlu diketahui, bahwa dari dulu Kota Kendari sudah multietnis sejak dulu dan Kota ini dibangun oleh leluhur kami, dan seluruh etnis yang tinggal di Kota berdasarkan izin raja pada saat itu dinamakan berdasarkan etnisnya yakni ada Kampung Salo yang dihuni oleh suku bangsa Bugis, ada Kendari Caddi yang dihuni oleh suku bangsa Bugis Makassar, ada Kampung Butung dihuni oleh Suku bangsa Buton, ada Kampung Muna yang saat ini salah satunya di Gunung Jati.

“Dan seluruh etnis yang ada ini sudah mendiami kota Kendari sudah berabad-abab lamanya tinggal di Kota Kendari, sudah kawin-mawin dengan Suku bangsa Tolaki, dan bahkan saya ini sudah punya anak mantu dari Muna, dan bahkan saya ini punya keluarga dari Bugis Makassar,” terangnya

  • Bagikan