Sanksi Pidana Menanti Jika Tak Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut pemerintah berencana memberlakukan sanksi berat kepada masyarakat yang tidak menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Bahkan pemerintah dapat menerapkan hukuman pidana bagi masyarakat yang seharusnya menggunakan peduli lindungi tapi tidak menerapkan.

Penerapan ini untuk mengantisipasi masa libur Natal dan tahun baru 2021.

Tito mengatakan, hari ini dirinya akan mengeluarkan surat edaran kepada kepala daerah untuk menerbitkan produk yang akan mengikat masyarakat.

“Tapi kalau perkada, peraturan kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, itu tidak bisa sanksi pidana, denda misalnya. Tapi sanksi administrasi,” ucap Tito, Selasa (21/12/2021) kemarin.

Tapi dari segi kecepatan, dia akan meminta agar kepala daerah menerbitkan peraturan kepala daerah, misalnya peraturan gubernur.

Sebab, untuk menerbitkan perda, prosesnya agak panjang, karena harus melalui mekanisme di DPRD.

“Oleh karena itu hari ini saya keluarkan surat edaran agar para gubernur membuat peraturan kepala daerah. Itu sebentar saja dibuat.”

“Isinya di antaranya adalah agar di ruang publik menerapkan aplikasi Peduli Lindungi dan kemudian menegakkannya,” lanjut Tito. (zaki/fajar)

  • Bagikan