25 ASN Pemkot Makassar Cerai, Didominasi oleh Profesi Guru

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sebanyak 0,25 persen atau 25 ASN lingkup Pemkot Makassar bercerai sepanjang tahun 2021.

Dari total kasus tersebut, perempuan cukup mendominasi yaitu sebanyak 20 orang. Sementara sisanya, lima orang diajukan oleh ASN laki-laki.

“Kalau dihitung dari total kasus itu, ada sekitar 0,2 persen dari jumlah total 10.526 ASN Pemkot Makassar yang mengajukan perceraian untuk tahun 2021 ini,” ujar Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Makassar, Rosnaida.

Rosnaidah mengatakan, secara umum kasus perceraian terbanyak di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar.

“Rata-rata yang cerai itu dari profesi guru,” katanya Rosnaidah, ketika dikonfirmasi, Kamis, (23/12/2021).

Beberapa alasan yang sering diterima dalam kasus perceraian ASN tersebut secara umum lantaran sudah tidak ada lagi kecocokan. Selain itu, disebabkan adanya perselisihan rumah tangga.

“Ada yang alasannya tidak dinafkahi lagi lahir dan batin. Ada juga karena ada kekerasan dalam rumah tangga. Ada juga yang karena kasus perselingkuhan,” bebernya.

Dia mengaku menyangkan kasus tersebut, hanya saja kata dia, beberapa faktor membuat perceraian sulit dihindari.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kota Makassar, Andi Siswanta Attas sbeelumnya mengatakan, ASN memang punya aturan tersendiri. Termasuk mengatur proses perceraian mereka. Mesti diproses dahulu di BKPSDM.

“Jadi ada proses mediasi dulu, ditanya-tanya apa masalahnya. Kalau tidak kuat maka disarankan untuk memperbaiki. Kalau dianggap sudah tidak bisa lagi baru diproses di kepegawaian,” ujar Wanta sapaannya. (selfi/fajar)

  • Bagikan