Basarnas Pastikan Tak Ada Jemaah yang Tertimpa Reruntuhan Masjid Syuhada

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Semenjak bangunan Masjid Syuhada, Mamuju, Sulawesi Barat roboh pada Rabu kemarin, proses pencarian terhadap empat korban dilakukan dan dinyatakan selesai.

Empat korban itu adalah pekerja. Dua di antaranya selamat dan dua lainnya meninggal dunia, akibat tertimpa runtuhan bangunan masjid yang hendak dibongkar usai diguncang gempa 6,2 magnitudo pada Januari 2021 lalu.

Kepala Subseksi Siaga dan Operasi, Basarnas Mamuju, Muhammad Fathur Rachman, memastikan, tak ada lagi orang tertimpa runtuhan bangunan itu. Baik dari pekerja maupun jemaah masjid.

“Kalau jemaah masjid tidak ada. Hanya empat pekerja. Dua meninggal dan dua terluka dan selamat,” katanya kepada Fajar.co.id, Kamis (23/12/2021).

“Untuk dua pekerja yang selamat itu telah kita bawa ke rumah sakit setempat. Kita juga fokus pada korban yang meninggal,” sambung Fatur via telepon.

Dia menceritakan, saat itu, korban yang tengah berada di dalam masjid yang tengah melakukan pembongkaran, tiba-tiba bangunan masjid runtuh dan menimpa empat pekerja, pada Rabu siang (22/12/2021).

Sejumlah alat berat pun telah dikerahkan untuk mengevakuasi para korban dari runtuhan itu, hingga pada Kamis dini hari (23/12/2021).

Dalam peristiwa ini, pekerja yang bernama Hendrik dan Daeng Tobo meninggal dunia. Ia pun lekas dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Tahap pembongkaran, itu korban posisinya di dalam. Namun saat pembongkaran, tiba-tiba bangunan rubuh secara keseluruhan. Beberapa tertimpa. Termasuk dua korban ini. (Hendrik dsn Daeng Tobo),” bebernya. (ishak/fajar)

  • Bagikan