Enam Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Kalteng dan Jateng

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Potensi gangguan keamanan menjelang Natal dan tahun baru diantisipasi. Densus 88 Antiteror menangkap enam terduga teroris di Kalimantan Tengah dan Jawa Tengah. Mereka diduga terkait dengan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kabagpenum Divhumas Polri Kombespol Ahmad Ramadan menjelaskan, densus mengembangkan kasus jaringan teroris selama dua hari sejak Selasa (21/12) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Hasilnya, tiga terduga teroris ditangkap. ”Penangkapan di beberapa lokasi di Palangka Raya,” terangnya kemarin (22/12).

Para terduga teroris tersebut dipastikan terkait dengan JAD. Namun, detail perannya masih ditelusuri. ”Untuk Palangka Raya masih didalami kembali,” katanya.

Termasuk apakah tiga terduga teroris yang diamankan di Palangka Raya itu akan melakukan aksi teror saat Natal. Ramadan mengatakan, densus tidak melihat waktu atau kapan ada aksi teror. ”Densus 88 Antiteror terus-menerus berupaya menciptakan situasi aman dan damai,” ujarnya.

Terkait dengan penangkapan tiga terduga teroris di Jawa Tengah, dia belum mendapat informasi dari pasukan berlambang burung hantu tersebut. Meski begitu, kepala satuan wilayah di Jawa Tengah telah memastikan ada tiga terduga teroris yang ditangkap. Lokasinya di Semarang, Solo, dan Sukoharjo. Belum diketahui detail identitas dan peran ketiganya.

Pengamat terorisme Al Chaidar mengatakan, menyusul penangkapan terduga teroris di Palangka Raya dan Jawa Tengah, kewaspadaan perlu ditingkatkan. Apalagi di daerah yang mayoritas nonmuslim. ”Jangan sampai terjadi aksi teror,” terangnya.

  • Bagikan