Film “Bukan Pelakor, Pergi atau Bertahan”, Rekonstruksi Makna Perebut Laki Orang

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Film “Bukan Pelakor, Pergi atau Bertahan” merupakan film yang menceritakan sebuah kehidupan berumahtangga.

Film yang diproduksi oleh Rumah Produksi Mallabiriart Entertainment ini dibintangi oleh Panji Saputra dan Utari Puspasari Yasin.

Sejumlah lokasi syuting diambil dari beberapa wilayah di Sulawesi Selatan.

Executive producer, Muh Yasir, mengatakan, esensi utama film ini adalah untuk pemberdayaan perempuan.

Film ini mencoba merekonstruksi bagaimana makna pelakor (perebut laki orang) yang selama ini tertanam kuat di masyarakat.

Seperti misalnya, dalam kehidupan rumah tangga, seorang suami menikah untuk yang kedua kalinya atau yang kesekian kalinya.

Dia menyebut, perempuan yang dinikahinya setelah istri pertamanya bukan berarti pelakor.

“Jangan sampai ada image bahwa istri kedua itu pelakor, padahal bukan,” ujarnya, dalam Launching Poster dan Trailer, Kamis (23/12/2021).

Sementara itu, Produser Pelaksana sekaligus Sutradara Mallabiri Art Entertainment, Syarifah Fatmawati Assegaf, mengatakan, film ini mencoba mengangkat martabat seorang perempuan.

“Jadi sesama perempuan jangan saling menjatuhkan,” ujarnya.

Dengan judul film ini, kata dia, akan menyajikan sebuah cerita bagaimana seorang perempuan mencoba berpikir bertahan atau pergi.

“Karena begitu berat yang harus dilalui dalam rumah tangganya,” pungkasnya.

Film ini sebelumnya direncanakan tayang perdana di bioskop tepat pada hari ibu, yakni 22 Desember lalu.

  • Bagikan