Kisah Darmawan Denassa, Mantan Dosen yang Dirikan Rumah Hijau untuk Tumbuhan Langka

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, GOWA — Inilah kisah Darmawan Denassa, seorang pria asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang sukses mendirikan Rumah Hijau Denassa (RHD).

Tepatnya di Kampung Borongtala, Kelurahan Tamalayang, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa dan memiliki luas sekitar 1,1 hektare.

Sejak tahun 2007, Darmawan mulai mendirikan RHD ini sebagai rumah konservasi dan edukasi tentang aneka tumbuhan untuk masyarakat. Juga sebagai penyelamat tumbuhan lokal atau endemik.

Alasan ia tinggalkan dunia kampus sebagai dosen di Universitas Hasanuddin (Unhas) pada 2007 silam, karena mengaku prihatin banyak melihat beberapa jenis tanaman asal Sulsel yang sulit didapat.

“Mulai 2007 saya tinggalkan kampus dan memilih pulang ke kampung halaman di Gowa, karena dibutuhkan. Karena dulu waktu kecil sering menemukan jenis tumbuhan, mulai dari kuliah tapi mulai hilang sehingga butuh orang yang menyelamatkan tanaman tersebut,” katanya, Kamis (23/12/2021).

Di awal ia mendirikan RHD, ia mulai menanam 100 batang tektona grandis jati, tanam mahoni.

“Dulu banyak orang yang tidak mau tanam pohon karena lama panen. Tapi saya memberikan pemahaman ini bisa menjadi investasi atau ekowisata dan menjadi habitat beberapa jenis hewan,” jelasnya

Seiring berjalannya waktu dan sampai pada hari ini, lanjut Darmawan, RHD ini terus berkembang dan telah menanam banyak jenis tanaman yang kini sudah tumbuh besar di areanya yang kini sudah memiliki luas sekitar lima hektar.

  • Bagikan