Antisipasi Lonjakan Covid-19 saat Nataru, Satgas Covid-19 Kota Kediri Lakukan Ini

  • Bagikan

FAJAR..CO.ID, KEDIRI — Satgas Covid-19 Kota Kediri mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mereka sudah melakukan upaya pencegahan. Mulai dari memperbanyak vaksinasi, tes swab secara masif, hingga pengetatan protokol kesehatan (prokes).

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan, bila ada lonjakan pihaknya sudah menyediakan ruang isolasi di rumah sakit (RS). “Termasuk tempat isolasi terpadu (isoter, Red) tetap bisa difungsikan,” ujarnya.

Penggunaan isoter di balai latihan kerja (BLK), Jalan Himalaya, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto kelak bisa difungsikan untuk karantina. Utamanya bagi pasien positif hasil dari swab test acak.

Mereka yang terpapar tapi tidak ada gejala bisa menjalani isolasi di ruang isoter. Sedangkan yang punya komorbid nanti dirawat di rumah sakit. Fauzan mengakui, ada kemungkinan meningkatnya kasus positif saat liburan. Itu bisa terjadi jika warga lengah.

Sekolah yang kini libur, menurutnya, harus menjadi perhatian. Peserta didik sebaiknya tidak berpergian selama libur Nataru. Jika ada lonjakan usai liburan bisa berdampak pada penerapan level di Kota Kediri.

Sejauh ini, lanjut Fauzan, Kota Kediri masih berada di level 1. Dia bersyukur, kasus terkonfirmasi landai meski mendekati Nataru. Tidak ada penularan virus sejak satu minggu terakhir. Bahkan, kasus aktifnya nol.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Indun Munawaroh mengatakan, isoter bisa difungsikan bila ada pasien terpapar. Meski kasus aktif nol, isoter masih dijaga anggota BPBD dan satpol PP. “Ada enam orang yang jaga setiap hari,” katanya.

  • Bagikan