Gus Yahya Janji Hentikan Perpecahan, Sudarsono Saidi: Kami Tunggu!

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung telah menyelesaikan tahapan pemilihan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) secara resmi meraih suara paling banyak dari dua dalam perhelatan Muktamar NU.

Adapun jumlah suara yang diraup Gus Yahya sebanyak 327, sementara dua calon lainnya yaitu Kiai Said Aqil Siradj 207 sedangkan As’ad Said Ali sebanyak 17 suara.

menanggapi hal tersebut, aktivis senior, Sudarsono Saidi menyebut terpilihnya Gus Yahya merupakan angin segar bagi bangsa.

Terlebih Gus Yahya dalam kampanyenya bertekad untuk menghentikan polarisasi atau perpecahan anak bangsa.

“Kyai H. Yahya C Staquf telah terpilih sebagai Ketua PBNU. Layak ditunggu adalah kampanye dan misi beliau yang akan menghentikan polarisasi atau terbelahnya anak bangsa,” ucapnya dilansir fajar.co.id dari twitter pribadinya, Jumat (24/12/2021).

Sudarsono menyebut, Gus Yahya tahu jika NU memiliki kontribusi pada polarisasi yang terjadi saat ini. Namun ada niatan dari Gus Yahya untuk menghentikannya.

“Beliau sadar, NU punya andil dalam polarisasi ini dan berniat menghentikannya. Selamat kyai, janjinya kami tunggu,” pungkasnya. (zaki/fajar)

  • Bagikan