Penanganan Skala Kawasan Kumuh Puday-Lapulu Dimulai, Anggarannya Rp 49 Miliar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir laksanakan peletakan batu pertama pembangunan skala kawasan tahap II Kota Kendari tahun 2021 yang dilaksanakan di Kelurahan Puday dan Kelurahan Lapulu. Program pembangunan Kawasan ini dianggarkan senilai kurang lebih Rp. 49 Miliar dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), Jum’at (24/12).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) I Wayan Krisna Wardana, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Dandim 1417/Kendari Kolonel (Inf) Windarto, Kadis PUPR Kota Kendari Erlis Saya Kencana, Kepala Bappeda Kota Kendari Ridwansyah Taridala, Camat Abeli dan Masyarakat Puday-Lapulu.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa Penanganan Kawasan Kumuh di Kota Kendari sudah menjadi fokus dari pemerintah Kota Kendari sejak tahun 2019.

“Saya ingin flashback ke belakang, ketika kita mengagas program pembenahan kawasan kumuh di Kota Kendari, karena perlu saya informasikan kepada kita semua, bahwa program penanganan kawasan kumuh di Kota Kendari ini bukan baru hari saja kita melakukannya, ini sudah menjadi bagian dari rangkaian yang sudah kita mulai sejak tahun 2019,” ungkapnya.

Lanjutnya, bahwa kita sudah memulai program pembenahan kawasan kumuh ini, dari beberapa tahun yang lalu, dan untuk skala kawasan kita mulai waktu itu di Kecamatan Mandonga, kita mulai membenahi Kawasan Kali Mandonga, dan saat ini sudah dinikmati oleh masyarakat yang dulunya kawasan itu sangat dihindari oleh masyarakat karena kawasan itu tidak menarik, juga baunya sangat menyengat, tapi Alhamdulillah sejak ditangani sekarang sudah justru menjadi kebanggaan masyarakat dan mulai dirasakan manfaatnya.

  • Bagikan