PWNU Papua Sebut Korban Pembunuhan di Dejai Bukan Rais Syuriah Cabang NU Yahukimo

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Papua menegaskan, korban Yatiman Hadi atau Ngatiman, 52, yang meninggal setelah dibacok orang tak dikenal (OTK) di Dekai, bukan Rais Syuriah Pengurus Cabang NU Yahukimo.

”Sudah dipastikan korban yang dibacok hingga meninggal Jumat (24/12) bukan rais syuriah,” kata Ketua PWNU Papua Toni Wanggai dan Ketua PCNU Kabupaten Yahukimo Umar Makku seperti dilansir dari Antara di Papua, Minggu (26/12).

Dia menjelaskan, Rais Syuriah PCNU Yahukimo Papua bernama Kiai Suwito dalam kondisi sehat walafiat. Dari laporan yang diterima, korban meninggal akibat luka bacokan di kepala adalah warga kultural NU yang berasal dari Jember, Jawa Timur.

Almarhum Yatiman Hadi atau Ngatiman dianiaya saat ke kebun di Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo. Jenazahnya sudah dievakuasi ke Jember melalui Surabaya, Sabtu (25/12).

”Warga Nahdliyin dan umat Islam di mana saja berada agar tidak terprovokasi dan tetap tenang demi menjaga kedamaian dan kerukunan antarumat beragama di Tanah Papua dan di Indonesia apalagi di tengah perayaan Hari Natal,” kata Toni Wanggai.

Dia mengatakan, kasus itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan diproses hukum seberat-beratnya. Hal tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Papua Kombespol Ahmad Kamal secara terpisah mengaku, dari laporan yang diterima, korban dianiaya OTK saat ke kebun. Korban sempat menelpon keluarga dan memberitahukan bahwa dirinya dianiaya orang.

  • Bagikan