Kecewa dengan KPK Era Firli Bahuri, Ferdinand Singgung Kasus di DKI Jakarta

  • Bagikan
Ferdinand Hutahaean

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politisi Ferdinand Hutahaeang mengaku kecewa dengan kepemimpinan Firli Bahuri di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Mantan kader Partai Demokrat itu awalnya menaru harapan besar ke purnawirawan Polri berpangkar Komjen itu untuk pemberantasan korupsi.

“Dulu sy berharap @KPK_RI akan lbh garang dan lbh bernyali jika Firli menjadi Ketua,” kata Ferdinand di akun Twitternya, Senin (27/12/2021).

Ferdinand bahkan menyebut beberapa kasus yang sepertinya justru dihindari KPK. Salah satunya di DKI Jakarta.

“Ternyata keliru, KPK meletoy terhadap kasus2 yg melibatkan org2 penting, Contohnya APBD DKI Jakarta,” sebutnya.

Kendari demikian, Ferdinand tetap memberi apresiasi ke Firli Bahuri yang memecat Novel Baswedan dkk di KPK.

“Satu2nya yg bs sy kasih jempol adlh pemecatan Novel Baswedan dkk,” ungkapnya.

Seperti diketahui, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap KPK terjun bebas pada tahun 2021. Hasil survei Indikator Politik Indonesia mencatat KPK menempati urutan kedelapan sebagai lembaga yang paling dan cukup dipercaya oleh publik.

KPK biasanya menempati urutan kedua atau ketiga sebagai lembaga yang paling dipercaya oleh publik. Dalam survei terbaru itu, responden yang menyatakan sangat percaya dan cukup percaya terhadap KPK tercatat 71 persen. Rinciannya, 59 persen cukup percaya dan 12 persen sangat percaya.

Tujuh lembaga yang mendapat kepercayaan di atas KPK yakni urutan pertama dipegang TNI 95 persen, lalu presiden 86 persen dan kepolisian 80 persen. Selanjutnya, Mahkamah Agung 79 persen, Mahkamah Konstitusi 79 persen, pengadilan 77 persen dan kejaksaan 76 persen.

  • Bagikan