KPK Harus Tegas dan Tak Perlu Khawatir Proses Dugaan Korupsi Ahok

  • Bagikan
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Pengamat politik Dedi Kurnia Syah meminta KPK bersikap tegas dan tak perlu khawatir mengusut dugaan korupsi Ahok sewaktu menjabat sebagai Wagub dan Gubernur DKI Jakarta.

Menurut Dedi, KPK tidak perlu khawatir untuk memproses pelimpahan dokumen dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi, terkait dugaan tindak pidana korupsi Basuki Tjahaja Purnama itu.

“KPK harus tegas dan tidak perlu khawatir,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Senin (27/12).

Menurut Dedi, hal itu penting untuk menunjukkan bahwa KPK tidak tebang pilih dalam merespons temuan dugaan korupsi dari publik.

“Jangan sampai ada nuansa peti es pada kasus yang menyeret Ahok,” tegasnya.

Menurut Dedi, saat Ahok menjabat Gubernur DKI Jakarta acap kali terseret namanya dan mencuat ke publik.

Tetapi, hingga kini belum ada proses tindak lanjut apapun atas dugaan-dugaan korupsi tersebut.

“Ahok sejauh ini banyak terseret namanya dalam sejumlah persoalan, sehingga baik bagi dirinya maupun KPK untuk sama-sama menyelesaikan persoalan itu,” jelas pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Sementara itu, Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M Massardi akan melimpahkan dokumen berbagai temuan yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang patut dapat diduga melibatkan Ahok, baik saat masih Wakil Gubernur (2012) maupun setelah ditetapkan sebagai Gubernur DKI Jakarta (2014) menggantikan Joko Widodo yang jadi presiden.

  • Bagikan