Pembangunan Ekonomi Pro Rakyat, Demokrat Minta Pemerintah Contoh SBY

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Wakil Ketua MPR Sjarifuddin Hasan mengingatkan bahwa sampai di penghujung tahun 2021, walaupun tingkat penyebaran virus terus merangkak turun, pandemi Covid-19 masih menjadi masalah yang harus dihadapi Indonesia.

Semua berharap, memasuki tahun 2022 pandemi akan terus melandai sehingga pemerintah fokus memperbaiki dampak pandemi yang merusak berbagai sendi kehidupan, terutama perekonomian rakyat.

Syarief menegaskan, perbaikan dan pembangunan ekonomi harus secepat mungkin dilakukan bersamaan dengan menurunnya pandemi, dengan demikian pertumbuhan ekonomi Indonesia akan cepat naik di akhir tahun.

“Dengan upaya yang keras dari pemerintah dan rakyat, banyak yang memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 3,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Saya pribadi memprediksi Indonesia akan mampu menyentuh angka 4 persen. Jika itu tercapai, saya optimis lepas tahun 2021, Indonesia bisa bangkit kembali seperti sebelum pandemi muncul bahkan lebih baik lagi,” katanya dalam acara Temu Tokoh Nasional, kerjasama MPR dengan Fakultas Hukum Universitas Suryakancana (FH UNSUR) Cianjur, di aula FH UNSUR, Bojongherang, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021).

Lebih jauh, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI periode 2009-2014 ini, menekankan agar pembangunan ekonomi yang dilakukan harus berpihak kepada rakyat kecil.

UMKM rakyat harus mendapat porsi perhatian lebih dari pemerintah, sebab sektor inilah yang paling dahsyat terimbas dampak pandemi.

  • Bagikan