Delapan Jabatan Wakil Menteri Segera Diisi, Istana Jelaskan Ini

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini mengatakan jabatan wakil menteri yang bakal diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukanlah terkait politik. Melainkan sudah sesuai aturan. Hal ini dikatakan Faldo lantaran ada delapan kursi kosong posisi wakil menteri yang segera diisi.

“Setiap Perpres wakil menteri langsung menarik perhatian, ini selalu dikaitkan dengan urusan politik. Namun, kami ingin tegaskan aturannya memang membuka itu semua. Semuanya terkait judgement Presiden,” ujar Faldo kepada wartawan, Selasa (28/12).

Mengenai posisi wakil menteri yang belum diisi sampai saat ini, menurut politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tersebut, Presiden Jokowi menilai sudah membutuhkan jabatan wakil menteri di delapan pos kosong. Dan, akan diisi oleh orang-orang yang mumpuni.

“Artinya slot yang selalu dibuka untuk memenuhi kebutuhan, apabila sudah dinilai butuh akan diambil, kalau belum ya belum. Ini urusan pemerintahan bukan politik,” katanya.

Faldo menambahkan sampai dengan saat ini seluruh jajaran pemerintahan di bawah komando Jokowi-Ma’ruf Amin telah bekerja dengan optimal. Namun, tidak menutup kemungkinan akan adanya personel baru jika kepala negara membutuhkannya.

“Sejauh ini kerja jajaran pemerintahan masih optimal. Apakah ada kenaikan target dari Presiden? Kita tunggu saja tahun ini. Kalau ada kebutuhan pasti diisi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, saat ini sudah ada delapan kursi wakil menteri kosong. Jabatan tersebut di antaranya Wakil Mendikbudristek, Wakil Menteri Sosial, Wakil Menteri Perindustrian. Selanjutnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Wakil Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Wakil Menteri Investasi, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. (jpg/fajar)

  • Bagikan