Harga Telur Ayam Meroket, Penyembelihan di RPH Naik hingga 100 Ekor Sapi per Hari

  • Bagikan
KEBUTUHAN POKOK: Pegawai RPH memotong daging. Ketika harga telur naik, kebutuhan daging sapi juga meningkat. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Harga telur ayam yang meroket berdampak pada perubahan pola konsumsi masyarakat. Sebagian warga Kota Pahlawan memilih untuk mengonsumsi daging. Itu terlihat dari meningkatnya penyembelihan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) Surya di Jalan Pegirian, Semampir.

Berdasar informasi, sehari RPH rata-rata menyembelih 80 ekor sapi. Saat libur Natal dan tahun baru (Nataru), jumlahnya naik. Penyembelihan sapi di RPH mencapai lebih dari 100 ekor per hari.

Ketua Badan Pengawas PD RPH Surya Muhammad Faiz menjelaskan bahwa kenaikan konsumsi daging disebabkan banyak hal.

Salah satunya, naiknya harga telur. ’’Daripada membeli telur mahal, warga lebih memilih sekalian mengonsumsi daging. Saat ini trennya memang begitu,” kata Faiz.

Menurut dia, harga telur memang naik drastis. Bahkan, saat ini harganya sudah berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Itu berbeda dengan harga daging yang nilainya tetap. Harga daging per kilogram di pasaran mencapai Rp 110 ribu‒Rp 130 ribu.

Faiz menambahkan, saat ini naiknya penyembelihan juga disebabkan banyaknya event saat libur Nataru. Kebutuhan di restoran atau rumah makan meningkat. Tidak hanya di Surabaya, tapi juga tempat makan di luar daerah.

Terkait naiknya permintaan, Faiz mengatakan bahwa sebagian jagal sudah mengantisipasinya. Mereka telah menyiapkan strategi. Jagal tidak menambah personel. Namun, mereka memilih untuk menyembelih lebih awal.

  • Bagikan