Mbappe dan Lewandowski Tolak Wacana Piala Dunia 2 Tahun Sekali

  • Bagikan
Robert Lewandowski (kiri) dan Kylian Mbappe berbicara di Globe Soccer Awards/Reuters

FAJAR.CO.ID, PARIS—Kylian Mbappe dan Robert Lewandowski menolak wacana Piala Dunia digelar dua tahun sekali. Menurut keduanya, itu akan merusak kualitas dan prestise Piala Dunia.

“Piala Dunia adalah Piala Dunia. Ini adalah hal yang istimewa karena itu [diadakan] setiap empat tahun. [Ini] hal terbaik, kompetisi terbaik di dunia,” kata Mbappe dikutip dari BBC.

Pemain berusia 23 tahun yang membantu Prancis memenangkan Piala Dunia 2018 itu menegaskan, jika Piala Dunia digelar setiap dua tahun, itu tidak normal. “Saya ingin mengatakan itu tidak normal. Itu [seharusnya] sesuatu yang luar biasa,” tegasnya.

Pelaksanaan Piala Dunia setiap dua tahun sekali diklaim akan menghasilkan lebih dari £3,3 miliar pendapatan tambahan. Namun, menurut Mbappe, itu akan sangat merepotkan.

“Kami memainkan lebih dari 60 pertandingan dalam setahun. Anda memiliki Euro, Piala Dunia, sekarang Liga Bangsa-Bangsa – begitu banyak kompetisi. Kami senang bermain tetapi ketika terlalu banyak, itu terlalu banyak. Kami harus pulih, kami harus tetap santai,” tegasnya.

Mbappe pun yakin kualitas akan merosot jika Piala Dunia terlalu mepet. “Jika orang ingin melihat kualitas dalam permainan, emosi, untuk melihat apa yang membuat indahnya sepak bola, saya pikir kita harus menghormati kesehatan para pemain,” ujarnya.

Striker Bayern Munich Lewandowski menyuarakan keprihatinan sama ketika berbicara di Globe Soccer Awards. “Kami memiliki begitu banyak pertandingan setiap tahun, begitu banyak minggu yang sulit, tidak hanya pertandingan tetapi juga persiapan untuk musim, persiapan untuk turnamen besar,” kata pemain berusia 33 tahun itu.

  • Bagikan