Kepuasan Masyarakat terhadap Jokowi Tinggi, Elektabilitas PDIP Ikut Terdongkrak

  • Bagikan
Presiden Jokowi bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Temuan pada survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menempatkan PDI Perjuangan menjadi partai yang dominan di Indonesia. Tingkat elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 25,2 persen.

Angka itu terbilang cukup tinggi mengingat PDI Perjuangan pada pemilu 2019 lalu hanya memiliki suara 19,3 persen.

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, menyebut tingkat elektabilitas PDI Perjuangan tak lepas dari tingkat kepuasan masyarakat dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Diketahui, pada survei SMRC lainnya, menyatakan kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Jokowi mencapai 71,7.

Abbas menunjukkan bahwa pemilih Jokowi menjelang 2014 dibanding pemilih tokoh lain jauh lebih banyak yang memilih PDIP.

“Pemilih yang puas dengan kinerja Presiden Jokowi setelah Pemilu 2014 jauh lebih banyak yang memilih PDIP dibanding dengan yang tidak puas,” ucapnya pada konferensi pers virtual, Selasa (28/12/2021).

Abbas, melalui survei eksperimental, selanjutnya membuktikan bahwa PDIP tanpa Jokowi pada Pemilu 2014 akan mendapat suara kurang dari 14 persen.

Hal serupa terjadi pada Pemilu 2019, Jokowi memberi pengaruh positif dan signifikan pada elektabilitas PDIP. Tanpa Jokowi, partai ini akan mendapat suara kurang dari hasil Pemilu, 19,3 persen.

Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung.

Jumlah sampel awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

  • Bagikan