Oknum Jaksa EP Lakukan Penipuan Seleksi CPNS, Janjikan Korban Lulus CPNS

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Dugaan oknum jaksa berinisial EP melakukan tindak pidana penipuan dengan modus menjanjikan korban lulus dalam seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) memantik reaksi Kejati Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain mendukung langkah pelapor berinisial ME mengadukan masalahnya ke kepolisian, Kejati NTB tengah bergerak menelusuri kasus tersebut. Kasipenkum Kejati NTB Dedi Indrawan mengatakan, Bidang Pengawasan Kejati NTB tengah mengumpulkan sejumlah bukti terkait keterlibatan jaksa EP dalam kasus penipuan seleksi CPNS.

“Laporan pengaduan kami terima Jumat (24/12) lalu. Bidang Pengawasan Kejati NTB saat ini tengah bergerak,” ujar Dedi Irawan.

Menurut Dedi, Bidang Pengawasan Kejati NTB bahkan telah mengagendakan pemeriksaan terlapor maupun pelapor.

“Terhadap laporan pengaduan tersebut, pelapor dan terlapor akan dipanggil serta dilakukan pemeriksaan, termasuk saksi-saksi, agendanya pekan depan,” kata Dedi Irawan.

Kasipenkum Dedi Irawan mengatakan, agenda pemeriksaan berkaitan dengan aturan disiplin pegawai negeri sipil dan kode etik jaksa. Apabila terbukti, akan ada penerapan sanksi.

“Diperiksa terkait dengan pelanggaran disiplin pegawai negeri sipil, termasuk pelanggaran kode etik jaksa, itu jika yang bersangkutan terbukti,” bebernya.

Laporan pengaduan diterima Kejati NTB dari korban berinisial ME. Korban melaporkan oknum jaksa EP karena tidak menepati janji. Terlapor ketika itu menjamin korban lulus CPNS apabila menyerahkan mahar Rp 160 juta.

  • Bagikan