Sulitnya Layanan Adminduk Pulau Terluar, Bertaruh Nyawa Melawan Badai

  • Bagikan

Laporan Sakinah Fitrianti

(Wartawan FAJAR di Pangkep)

Ganasnya ombak di laut lepas menjadi tantangan bagi mereka petugas Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang bertugas ke pulau terluar, wilayah Kabupaten Pangkep dikenal dengan kabupaten berjuluk tiga dimensi, dimana ada dua kecamatan pulaunya yang sulit untuk diakses, disebabkan medannya yang berat, kedua wilayah pulau itu terletak di perbatasan Nusa Tenggara Barat disebut dengan Kecamatan Liukang Tangaya dan satu lagi terletak di perbatasan Kalimantan Selatan yang disebut dengan Kecamatan Liukang Kalmas.

Ada belasan petugas yang diterjunkan tiap berangkat ke pulau terluar Kabupaten Pangkep itu dalam tahun 2021 ini pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangkep berangkat dua kali menyusuri penduduk yang bermukim di pulau-pulau terluar itu sudah menjadi program tahunan Disdukcapil Pangkep menyambangi penduduk yang belum memiliki kelengkapan administrasi kependudukan, karena sulit menunggu warga yang berasal dari pulau terluar, namun jika dibiarkan maka adiministrasi kependudukannya pun terabaikan sehingga salah satu cara yang dilakukan Disdukcapil Pangkep dengan mendatangi langsung ke pulau-pulaunya, meski harus melewati ganasnya ombak di laut lepas dengan segala resiko yang mengintainya. Keberangkatannya itu pada September 2021 ke Kecamatan Liukang Tangaya dan Oktober 2021 ke Kecamatan Liukang Kalmas, tim yang diturunkan membutuhkan waktu dua pekan dalam perjalanan dan selama proses pelayanan, ada belasan pulau yang disambangi dalam sekali kunjungan.

  • Bagikan