Balai Kota Dialihkan Jadi Destinasi Wisata Sejarah, Pemkot Makassar Alokasikan Rp20 Miliar

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Balai Kota Makassar yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Sulawesi Selatan bakal beralih menjadi destinasi wisata sejarah.

Pemerintah Kota Makassar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar di dalam APBD 2022.

“Kita sudah siapkan juga anggaran untuk revitalisasi Balai Kota menjadi bangunan sejarah. Kita siapkan anggarannya Rp200 miliar,” kata Plt Kepala Bappeda Helmy Budiman, Kamis, (30/12/2021).

Rencananya, Balai Kota akan menjadi tempat edukasi sejarah yang terbuka untuk umum, paling tidak untuk para pelajar dalam melakukan edukasi sejarah Makassar.

Helmy menjelaskan, rencana program Pemkot tersebut pada dasarnya untuk mengembalikan fungsinya semula.

“Kan dulu sebagai Kantor Gubernur Belanda Sulsel,” ujar Sekretaris Bappeda kota Makassar ini.

Dia berharap agar konsep pembangunan Balai Kota dapat selesai pekan depan agar bisa diperkenalkan dalam rapat koordinasi yang akan digelar pada Januari 2022 mendatang.

Dia menyebut, Kantor Wali Kota tidak akan dipindahkan. Hanya saja untuk sejumlah OPD berpotensi untuk direlokasi.

“Jadi Balai Kota akan menjadi atraksi baru kepada wisatawan. Bangunan lama Balai Kota itu kita jadikan tempat pusat edukasi. Jadi beberapa SKPD yang ada di dalam Balai Kota itu kita akan realokasi, bisa jadi ke menara,” pungkasnya.

Diketahui, kantor sejumlah OPD juga akan dialihkan ke Government Center yang akan dibangun di Taman Macan. (selfi/fajar)

  • Bagikan