Cuaca Ekstrem di Surabaya Raya, BMKG Sebut Angin Kencang dan Hujan Lebat dengan Durasi Cepat

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Cuaca ekstrem beberapa hari terakhir melanda Surabaya Raya. Imbasnya, puluhan pohon di tepi jalan bertumbangan. Misalnya di seputar Jembatan Suramadu, Jalan M. Noer. Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan 20 pohon tumbang. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, pohon tumbang membuat pagar taman di lokasi tersebut rusak.

’’Hari ini (kemarin) semua pohon yang tumbang dibersihkan. Sekaligus perantingan pada pohon yang dinilai rawan tumbang,’’ kata Kepala DKRTH Surabaya Anna Fajriatin kemarin (29/12).

Selain di area Jembatan Suramadu, pohon tumbang terjadi di berbagai wilayah di Surabaya. Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden itu. Sebagai langkah antisipasi, DKRTH menerjunkan personel yang siaga selama 24 jam.

Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto mengungkapkan, cuaca ekstrem akan terjadi hingga sepekan ke depan. Hingga minggu pertama Januari 2022. Hujan deras disertai angin kencang hampir terjadi setiap hari. Yakni, pada siang atau sore. Namun, durasinya cepat.

’’Hanya sekitar 15 menit. Setelah itu, kondisi normal kembali. Dilanjutkan dengan hujan berintensitas ringan,’’ ucapnya.

Jika terjadi cuaca ekstrem, warga diminta meningkatkan kewaspadaan. Tidak beraktivitas di luar rumah. Baik itu aktivitas di darat maupun laut. Selain pohon tumbang dan petir, angin kencang dapat menimbulkan gelombang tinggi. Dapat berbahaya bagi nelayan yang melaut.

  • Bagikan