Omicron Ancam Jakarta, dalam 2 Minggu Naik 13,5 Persen

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Varian Omicron mulai mengancam Indonesia. Provinsi DKI Jakarta adalah kota dengan probabilitas tertinggi terjadinya transmisi lokal Omicron. Masyarakat diminta berhati-hati.

“Transmisi lokal tidak bisa dielakkan. Terutama pada kota-kota urban. Termasuk DKI Jakarta,” ujar Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, Kamis (20/12).

Dari data Kemenkes, kasus terkonfirmasi Omicron di DKI naik dari 0 persen ke 13,5 persen hanya dalam dua pekan terakhir. Total kasus Omicron di Tanah Air kini mencapai 68 kasus.​​​​Menurutnya, semua kasus terdeteksi di karantina bandara yang melibatkan para pelaku perjalanan luar negeri. “Ini kenaikannya karena tambahan dari pelaku perjalanan luar negeri,” imbuhnya.

Pemerintah, lanjutnya, tidak berencana melakukan pengetatan atau lockdown pada mobilitas penduduk di DKI Jakarta. Yang dilakukan adalah meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan (prokes).

Terkait pelacakan kasus di Jakarta, lanjut Nadia, Dinas Kesehatan telah memiliki sarana dan prasarana yang cukup untuk kegiatan surveilance. “Jakarta punya kapasitas tracing dan testing yang baik. Karena itu, tracing akan terus dilakukan,” pungkasnya. (rh/fin)

  • Bagikan