Per 3 Januari 2022, Tarif Tol Surabaya-Gresik Naik

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Pengguna jalan tol Surabaya–Gresik harus bersiap merogoh kocek lebih dalam. Tarif jalan tol yang membentang dari Dupak (Surabaya)–Manyar (Gresik) itu bakal mengalami kenaikan per 3 Januari 2022. Peningkatan itu tak terlepas dari program penyesuaian tarif yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Kepala Bagian Umum PT Margabumi Matraraya Andjar Hari Sutoto menjelaskan bahwa penyesuaian tarif mengacu Keputusan Menteri PUPR Nomor 1539/KPTS/M/2021 tanggal 20 Desember 2021 tentang penyesuaian tarif tol pada jalan tol Surabaya–Gresik. Kenaikan terjadi pada 3 Januari 2022 pukul 00.00. ’’Terkait dengan kebijakan baru, kami telah melakukan berbagai persiapan,’’ kata Andjar Rabu (29/12).

Dia menjelaskan bahwa perusahaannya telah memulai proses sosialisasi. Tidak hanya memasang spanduk, sosialisasi juga dilakukan dengan memasang pamflet di gardu tol. Selain itu, Margabumi memberikan informasi melalui variable message sign (VMS) yang tersebar di seluruh ruas tol.

Mengacu regulasi, kata Andjar, penyesuaian tarif terjadi dua tahun sekali. Nanti tarif baru akan menggantikan tarif lama yang diberlakukan pada 2019. Andjar menyatakan bahwa kenaikan itu didasarkan pada hasil evaluasi. Khusus untuk jalan tol Surabaya–Gresik, peningkatan tarif juga dipengaruhi dua hal. Yakni, inflasi dan investasi. Pengelola tol berupaya mengoptimalkan layanan dan keselamatan pengguna jalan.

Berdasar data dari PT Margabumi, kenaikan tidak saja terjadi pada golongan I. Peningkatan tarif juga diberlakukan untuk golongan II–IV. Selisih dengan tarif lama berbeda-beda. Kenaikan tertinggi diberlakukan di ruas paling jauh, yakni Dupak ke Manyar atau sebaliknya. Selisih tarif baru dan lama untuk golongan I mencapai Rp 5.500. Tarif dari Dupak ke Manyar sebelumnya Rp 17.000. Nanti per 3 Januari 2022, tarif naik menjadi Rp 22.500.

  • Bagikan