Plt Kepala Daerah, Jazilul Fawaid: Kami Terbuka untuk Duduk Bersama Parpol Manapun

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 272 kepala daerah akan berakhir masa tugasnya pada pada 2022-2023 mendatang. Nantinya, posisi kepala daerah yang habis masa tugasnya tersebut akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) yang akan menjabat sementara sampai terpilihnya kepala daerah baru hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Dari 272 kepala daerah tersebut, rinciannya ada 24 gubernur dan 248 bupati/wali kota.

Kondisi tersebut dinilai bisa berpengaruh terhadap peta Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Sebab, beberapa daerah yang selama ini dipimpin oleh kepada daerah dari kader parpol tertentu, bisa berubah peta kekuatan parpol di daerah tersebut. Apalagi jumlahnya sangat banyak, mencapai 272 Plt kepala daerah.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid mengatakan, adanya variabel pergantian kepala daerah oleh Plt mulai 2022-2024 mendatang, selama ini luput dari pengamatan sejumlah lembaga survei ketika melakukan survei politik nasional. Umumnya, hal yang sering disorot oleh lembaga survei adalah popularitas maupun elektabilitas nama-nama calon tertentu yang lebih memiliki nilai jual dalam pemberitaan media.

”Pilpres 2024 itu berbeda dengan momentum-momentum 4 kali pilpres langsung sebelumnya. Saat ini ada pandemi Covid-19 dan ada 200 sekian kepala daerah yang di-Plt. Ini lolos dari pengamatan survei-survei. Apakah ada pengaruh plt kepala daerah dengan Pilpres 2024? Lembaga survei gak pernah merilis itu karena lebih tertarik melihat nama-nama popular,” ujar Jazilul kepada wartawan, Kamis (30/12).

  • Bagikan