Warga Tolak Vaksin, Wali Kota Palopo Ancam Cabut BPJS dan Surat Fasilitas Negara

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Wali Kota Palopo, Judas Amir mengancam akan mencabut bantuan iuran BPJS bagi warganya tidak mau vaksin Covid-19 hingga 31 Desember 2021.

Hal itu disampaikan Judas Amir dalam potongan video yang kini telah beredar luas di grup WhatsApp.

Judas Amir menekankan agar masyarakat segera vaksin selambatnya-lambatnya pukul 10 malam tanggal 31 Desember 2021.

“Menyayangi, menyesali mereka sehingga saya berinisiatif dan bertanggungjawab bahwa seluruh BPJS yang dimiliki oleh mereka yang tidak mau divaksin sampai jam 10 tanggal 31, tanggal 1 Januari tidak berlaku BPJSnya,”katanya.

Bukan hanya BPJS yang dicabut, dirinya juga mengancam akan mencabut surat-surat fasilitas negara lainnya.

“Apabila dia tidak divaksin sampai tanggal 31, seluruh surat-surat fasilitas negara yang dia miliki saya cabut termasuk BPJS,”sambungnya.

Untuk itu, Judas Amir ingin penyampaian itu sampai ke seluruh masyarakat agar mereka semua tahu.

“Jangan sampai ini disesali oleh mereka kalau dia tidak sampai di telinganya ini (penyampaian),”tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memberikan target kepada seluruh daerah provinsi agar mempercepat vaksinasi setidaknya mencapai 70 persen.

Bahkan Mendagri, Tito Karnavian mengancam daerah yang tidak capai target vaksinasi di akhir tahun untuk diberikan sanksi. (ikbal/fajar)

  • Bagikan