Omicron Patut Diwaspadai, Prokes Harus Benar-benar Ditegakkan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BANYUWANGI – Munculnya Covid-19 varian Omicron patut diwaspadai. Meski belum masuk Banyuwangi, masyarakat wajib mewaspadai varian baru mutasi virus korona tersebut. Polresta Banyuwangi bersama stakeholder akan melakukan rangkaian pengamanan untuk mencegah kerumunan.

Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polresta telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan seperti yang diamanatkan instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 66 Tahun 2021. Di antaranya mengaktifkan kembali Satgas Penanganan Covid-19 di tiap kecamatan kelurahan, desa, RW, dan RT.

Antisipasi lainnya dengan memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes), pembatasan kegiatan masyarakat mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Semua destinasi wisata juga diawasi, termasuk melakukan pembatasan pengunjung maksimal 75 persen. ”Pesta perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan tidak boleh digelar serta pengaturan kembali jam operasional pusat perbelanjaan,” tegas Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu.

Polresta juga melakukan peningkatan kapasitas respons dengan menyiagakan kapasitas treatment di rumah sakit rujukan di Banyuwangi, serta peningkatan testing acak dan tracing di Banyuwangi. ”Dengan upaya pencegahan dan antisipasi ini kami berharap masyarakat juga ikut berperan serta sama-sama menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, agar varian Covid-19 Omicron tidak sampai menyebar di Banyuwangi,” kata Nasrun.

Sementara itu, selama libur Nataru, Polresta Banyuwangi juga memperketat pengawasan mobilisasi masyarakat. ”Antisipasi libur Nataru sesuai instruksi Mendagri. Tidak ada kegiatan di alun-alun dan tempat keramaian. Tempat hiburan malam ditutup, tempat wisata dibatasi 75 persen dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi,” tegas Nasrun.

  • Bagikan