Pengelola YIA Sebut Patung Naga Simbol Maritim, Said Didu Menyindir: Bandara Tapi Simbol Kekuatan Laut

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Heboh patung naga i Bandara Yogya International Airport (YIA) Kulon Progo, DIY membuat pihak pengelola angkat suara.

Stakeholder Relation Manager YIA Ike Yutiane mengatakan, keberadaan patung naga di YIA itu murni apresiasi karya seni. Tidak ada kaitannya patung tersebut dengan politik maupun SARA.

patung tersebut merupakan karya seniman Tri Suharyanto yang diberi judul Patung Naga Jalur Sutra. Patung tersebut itu dipasang pekan ini di ruang kedatangan.

Naga tersebut merupakan gambaran kekuatan maritim bangsa timur di masa lampau. Saat itu kekuatannya mampu menjelajahi dunia.

“Terkait dengan naga ini sebetulnya itu nama patung naga itu Jalur Sutra Karya Seniman Tri Suharyanto,” jelasnya.

“Merupakan sebuah karya seni yang menggambarkan kekuatan jelajah maritim bangsa timur sejak masa lampau yang telah menyebar di seluruh dunia,” katanya.

Dia menyebut patung itu justru memiliki makna mendalam agar dunia penerbangan bisa bangkit di tahun 2022.

“Jadi bisa diluruskan bahwa tidak ada terkait politik, SARA dan sebagainya hanya momentum di tahun baru supaya lebih kuat menghadapi kondisi yang sedang tidak baik-baik saja di dunia aviasi. Di tahun 2022 lebih kuat,” kata Ike.

Penjelasan pihak YIA itu lantas dikomentari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.

Dia menyindir soal simbol laut yang dipasang di bandara yang justru jadi pusat angkutan udara. Tak hanya itu, dia mempertanyakan bangsa timur yang ungkapkan oleh Ike Yutiane.

  • Bagikan