Pengusaha Ekspor Optimis Sektor Pertanian Sulsel Lampaui Pertambangan Tahun Depan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ekspor produk pertanian masih menjadi primadona Sulawesi Selatan. Peringkat kedua terbanyak dikirim ke luar negeri setelah hasil pertambangan.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Arief R Pabettingi optimis sektor pertanian Sulsel bisa melampaui pertambangan untuk ekspor tahun depan.

“Kelapa, rumput laut, dan biji mente, ini yang sangat luar biasa karena produk andalan pertanian di Sulsel dan insyaallah akan menjadi primadona sekaligus disampaikan bapak Menteri Bhawa sedikit lagi bisa menyaingi produk pertambangan yang ada di Sulsel yang selama ini konsisten mendominasi ekspor Sulsel itu pertambangan,”katanya.

Arif mengungkapkan, produk pertambangan kadang ada masanya, bahkan identik dengan nilai harga di luar negeri. Jika nilai harga di luar turun, otomatis nilai ekspor Sulsel turun.

“Tetapi kalau sektor pertanian atau perkebunan itu akan konsisten, bahkan bisa bertambah nilainya karena sekarang ini produk pertanian dan perkebunan sangat dibutuhkan di era pandemi Covid-19,”ungkapnya.

Apalagi pandemi Covid-19, lanjutnya, kebutuhan akan rempah -rempah sangat tinggi. Sehingga produk pertanian Sulsel diharapkan bisa mendominasi.

“Terus terang rempah rempah sangat dibutuhkan di luar negeri, ini yang akan kita garap kedepan 2022 agar bisa konsisten terus, karena ini sangat dibutuhkan di luar negeri,’bebernya.

Apalagi kata dia, sudah ada ekspor langsung dari Makassar ke negara tujuan tanpa transit terlebih dahulu ke Surabaya. Tentu hal itu menghemat biaya dan waktu.

  • Bagikan