Sepanjang 2021, 400 Anjal dan Gepeng di Makassar Terjaring

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sekitar 400 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau biasa juga disebut dengan anjal dan gepeng yang dijaring sepanjang tahun 2021 di Makassar Sulawesi Selatan.

Lebih tepatnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) mencatat sebanyak 459 PMKS.

Dari data yang dihimpun per 27 Desember, sebanyak 261 anak jalanan (anjal) berhasil dijaring, kemudian Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) 187, lainnya pengamen 4 dan obat-obatan lem sebanyak 7 orang.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Makassar Andi Eldi mengatakan ada perubahan pola aktifitas PMKS di Kota Makassar setelah operasi digencarkan beberapa bulan terkahir.

Aktivitas mereka yang sebelumnya banyak dilakukan siang, kini beralih ke malam hari, sehingga pihaknya belakangan kesulitan melakukan penjaringan.

“Kita ini biasa siang hari jalan, kami pantau di beberapa titik lampu merah, mereka siang tidak ada semua mi, beralih ke malam hari,” katanya.

Hal ini terbukti setelah pihaknya melakukan ujicoba penjaringan pada malam hari, dimana yang ditemukan cukup banyak, padahal daerah ini sebelumnya terpantau kosong saat siang hari.

“Banyak memang, kemarin malam sampai 18 orang terjaring, kita kasi bermalam mereka di tempatku (penampungan). Keluarganya ada yang sudah datang di kantor tapi kita bilang besokpi atau dua tiga hari, ini sebagai bentuk efek jerah,” tegas dia.

  • Bagikan