ACT Sediakan 100 Hinian untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, LUMAJANG – Penanganan bencana erupsi Semeru telah memasuki masa transisi tanggap darurat, untuk itu Aksi Cepat Tanggap (ACT) menginisiasi sejumlah program pemulihan, di antaranya pembangunan hunian nyaman terpadu dan pabrik batako yang memberdayakan warga terdampak erupsi Semeru.

Pembangunan kompleks hunian dilakukan di tanah lapang Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Dewan Pembina ACT Ahyudin menjelaskan, hunian nyaman terpadu yang ACT bangun merupakan wujud solidaritas masyarakat Indonesia untuk membantu korban erupsi Semeru.

ACT mewujudkan salah satu pembangunan hunian terpadu agar warga yang sebelumnya tinggal di tenda pengungsian bisa memulai kehidupan barunya di tempat yang jauh lebih nyaman. Menurutnya, korban terdampak harus segera pulih dari duka bencana.

“Tidak cukup hanya pemenuhan pangan, ACT bersama Sahabat Dermawan memulai pembangunan hunian nyaman. Dalam beberapa waktu, tempat tinggal ini akan selesai pembangunan dan mulai ditempati. Doa terbaik kami untuk korban agar segera kembali pulih seperti sedia kala,” ungkap dia dalam keterangannya, Minggu (2/1).

Adapun, ACT akan melakukan pembangunan untuk menyediakan 100 unit hunian dengan fasilitas ruang tamu, kamar tidur, dapur, serta kamar mandi dengan total luas bangunan 6×4,8 meter. Warga yang menghuni nanti merupakan mereka yang terdampak letusan Semeru, berekonomi prasejahtera hingga lansia.

Selain hunian nyaman terpadu, ACT juga menginisiasi pengembangan produksi batako. Pabrik ini menjadi upaya pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi karena melibatkan warga sekitar dan korban terdampak. Batako hasil produksi warga nantinya bisa dijual dan juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan hunian.

  • Bagikan