Kemenkes Pastikan Kasus Omicron di Surabaya Merupakan Transmisi Lokal

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat terjadi penambahan dua kasus Covid-19 varian Omicron. Sebanyak dua kasus Omicron itu terdeteksi di Surabaya, Jawa Timur.

Kemenkes menyatakan dua kasus Covid-19 varian Omicron di Surabaya itu merupakan transmisi lokal. Baca Juga: Omicron Terdeteksi di Jatim, Gubernur Khofifah Minta Warganya tidak Panik “Diketahui, keduanya habis berlibur ke Pulau Bali bersama keluarga besar,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Minggu (2/1).

Dia mengungkapkan saat ini kondisi kedua pasien tersebut tanpa gejala. Menurutnya, kedua pasien itu tengah menjalani isolasi di rumah sakit.

Lebih lanjut Nadia menuturkan total kasus Omicron di Indonesia sampai saat ini ialah 138. Sebanyak tiga di antaranya merupakan transmisi lokal.

Nadia mengatakan pemerintah selalu melakukan pemantauan terhadap peningkatan risiko penularan Covid-19 di level provinsi maupun kabupaten.

Pemerintah pusat dan pemda terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau perkembangan kasus Covid-19, terutama jika muncul adanya potensi klaster. Nadia menjelaskan varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi dengan risiko sakit berat yang rendah. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena situasi dapat berubah dengan cepat.

Dia menyatakan dengan ditemukannya lagi kasus transmisi lokal ini, pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas. “Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” pungkas Siti Nadia Tarmizi. (jpnn/fajar)

  • Bagikan