KPAI Soroti Kepatuhan Pelajar Menerapkan Prokes di Sekolah

  • Bagikan

jpnn.com, JAKARTA – KPAI menyoroti kepatuhan peserta didik dalam menerapkan protokol kesehatan di sekolah menjelang pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen pada semester genap 2021/2022.

Komisioner KPAI Retno Listyarti mengungkapkan lembaganya telah mengawasi PTM terbatas yang digelar sejak Agustus 2021. Wilayah yang diawasi itu ialah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Barat.

Saat pengawasan lapangan, Bu Retno menyebut ada SD yang memiliki tempat cuci tangan di setiap depan kelas. “Namun, saat KPAI datang dan duduk di dekat pintu gerbang sekolah, tak ada satu pun peserta didik dan pendidik yang mencuci tangan saat tiba di sekolah,” kata Retno dalam keterangannya, Minggu (2/1).

Dia mengatakan ada pula sekolah yang mayoritas siswanya melepas masker saat tiba di sekolah.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan KPAI, anak-anak mengatakan mereka memakai masker saat di perjalanan pergi dan pulang sekolah. “Ada pemahaman yang salah terkait fungsi masker yang disamakan dengan helm,” ujar Retno.

KPAI juga pernah menerima pengaduan masyarakat dari kabupaten Bandung dan Sumedang secara daring pada September 2021.

Aduan tersebut melampirkan foto yang menunjukkan seorang siswa laki-laki berseragam putih merah yang sedang diperiksa suhu tubuhnya dengan thermogun oleh seorang guru perempuan yang tidak mengenakan masker.Ada juga foto yang menampilkan suasana di dalam kelas ketika anak-anak sedang berdiri dengan tangan diangkat ke depan. Dalam foto itu, ada seorang guru perempuan dan 9 siswa/siswi TK, semuanya tidak menggunakan masker, baik guru maupun muridnya.

  • Bagikan