Azis Syamsuddin Bantah Terima Rp1,1 Miliar terkait Pengurusan DAK LAmpung Tengah, KPK Bilang Ini

  • Bagikan
Terdakwa Azis Syamsuddin menjalani sidang lanjutan kasus suap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/12/2021). Sidang beragenda mendengarkan keterangan empat saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK salah satunya mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari, mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju, Pengacara Maskur Husain, dan PNS Pemkab Kutai Kartanegara Adelina Safitri. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin membantah adanya penerimaan uang senilai Rp1,135 miliar terkait pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Lampung Tengah. Bantahan itu disampaikan Azis dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (3/1).

Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri tak mempermasalahkan bantahan Azis tersebut. Tetapi KPK meyakini, sudah mempunyai bukti kuat dalam membuktikan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Azis.

“Terdakwa menyangkal keterangan saksi hal bisa terjadi dipersidangan. Silakan terdakwa buktikan sebaliknya,” kata Ali dikonfirmasi, Selasa (4/1).

“Namun perlu kami sampaikan bahwa kami tentu telah memiliki bukti kuat atas dugaan perbuatan terdakwa,” imbuhnya.

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menegaskan, sebagai pemahaman bersama, dari fakta persidangan berdasarkan keterangan saksi mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa, sudah sangat jelas ada korelasi peran Edi Sujarwo selaku orang dekat Azis, dengan perbuatan terdakwa.

“Fakta ini ini tidak terbantahkan,” tegas Ali.

Ali meyakini, peran Edi Sujarwo dalam pengurusan DAK Lampung Tengah, dinilai memperkuat adanya kedekatan dengan Azis. “Perbuatan Edi Sujarwo justru memperkuat adanya petunjuk kedekatan ybs dengan terdakwa sebagai anggota DPR kala itu,” papar Ali.

Pernyataan Azis menepis keterangan dari Kasubbid Rekonstruksi pada BPBD Kabupaten Lampung Tengah, Aan Riyanto. Dalam keterangannya, Aan mengaku mengenal dengan sosok Aliza. Dia menyampaikan, sempat melakukan pertemuan dengan Aliza di Hotel Veranda, yang saat itu dikenalkan dengan Taufik Rahman.

  • Bagikan