DKP Sulsel Mudahkan Eksportir, Pangkas Waktu Uji Sampel dan Bisa Cetak Sendiri

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan yang lebih efisien dan efektif bagi para pelaku ekspor.

Kali ini dengan hadirnya layanan inovasi sejuta ikan (e-Sejutaikan). Inovasi oleh UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel, bisa diakses melalui laman website http://www.sejutaikan-bpmpp.info/.

Kepala UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan, Siti Zaleha Soebarini, mengatakan, e-Sejutaikan ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha ekspor. Karena sebelum ekspor, buyer atau pembelinya di sana meminta sertifikat hasil uji.

Pada UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan ini memiliki beberapa laboratorium. Di mana peralatan yang digunakan memiliki standar ISO yang tinggi dan mendukung dalam pengujian produk perikanan hidup, segar, beku, dan kering.

“Jadi, pelayanan yang diberikan dalam proses pengujian yang sebelumnya 12 hari kini sudah 6 hari. Ini tentunya memberikan kemudahan kepada eksportir dengan efisien dan efektif serta pelayanan yang lebih meningkat lagi. Serta akan memberikan motivasi kepada usaha ekspor untuk semakin meningkatkan ekspornya,” ujarnya, Selasa, 4 Januari 2022.

Bagi yang melakukan uji sampel, kata dia, sudah bisa melalu e-Sejutaikan secara online. Yang kemudian dilakukan penjemputan sampel dan proses pengujian. Terkhusus untuk wilayah di Kota Makassar, UPT Balai Penerapan Mutu Produk Perikanan siap melakukan penjemputan sampel secara gratis.

  • Bagikan