Kuota Subsidi Premium dan Solar di Sulsel Dipangkas, Segini Jumlahnya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kuota subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium untuk Provinsi Sulawesi Selatan dipangkas.

Dari 791.897 KL di tahun 2021 menjadi 497.314 di 2022. Sementara kuota subsidi untuk BBM jenis solar sebanyak 540.980.

Alokasi subsidi terbesar di Kota Makassar, yakni 109.388 KL untuk premium dan 112.790 KL untuk solar.

Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Dinas ESDM Sulsel, Jamaluddin, mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kuota Premium untuk tahun 2022 sebanyak 1.015.707 KL.

Hanya saja, yang disetujui oleh BPH Migas hanya497.314 KL BBM premium dan 540.980 BBM solar.

Hal tersebut berdasarkan Keputusan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Republik Indonesia Nomor 108/P3JBKP/BPH/MIGAS/KOM/2021 tentang Kuota Volume Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan per Provinsi/Kabupaten/Kota dan Pertitik secara Nasional oleh PT Pertamina (Persero) C.Q. PT. Patra Niaga Tahun 2022.

Kata Jamaluddin, pemangkasan kuota premium tidak hanya terjadi di Sulsel, melainkan semua provinsi di Indonesia.

“Ini kebijakan pusat, bisa jadi apakah karena alokasi anggaran subsidi atau ada upaya pemerintah pengalihan konsumsi premium jenis lain,” ucap Jamaluddin.

Ia menilai, faktor lainnya bisa juga terkait realisasi kuota dari tahun sebelumnya. Dimana masih ada kuota yang belum dihabiskan.

Namun, dilihat dari kondisi di lapangan, Pertamina memang sudah membatasi BBM jenis premium dengan mengurangi titik penyediaannya.

  • Bagikan