Muhadjir Effendy Beber Lima Isu Strategis yang Perlu Mendapat Perhatian Lebih pada 2022

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, kerja tahun 2022 harus diawali dengan penuh semangat, keberkahan, dan disertai target untuk mencapai prestasi yang lebih baik.

Sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Kemenko PMK ialah koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian (KSP). Ia meminta agar ada tekad memberikan yang terbaik untuk masyarakat, bangsa, dan negara

“Saya mohon untuk tidak lagi memandang pekerjaan KSP itu setengah hati. Saya ingin tahun 2022 ini ada peningkatan kinerja yang cukup signifikan di lingkungan Kemenko PMK,” ucap dia dalam keterangannya, Selasa (4/1).

“Ingat, kita semua adalah pelayan untuk masyarakat dan ingat bahwa urusan KSP di Kemenko PMK itu adalah urusan yang paling vital karena terkait dengan pembangunan manusia,” tegas Muhadjir.

Muhadjir menyebut beberapa program nasional dan isu-isu strategis di bidang PMK yang perlu mendapat perhatian lebih untuk KSP pada tahun 2022. Empat di antaranya adalah penanganan stunting, pengurangan kemiskinan ekstrem, revitalisasi vokasi, serta menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Yang kelima, meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) di tingkat SD/sederajat sampai tingkat perguruan tinggi. Walaupun demikian, kata mantan Mendikbud tersebut, bukan berarti bidang-bidang lain yang belum mendapatkan perhatian serius.

Apalagi kasus-kasus yang bersifat emergency atau gawat darurat bisa dikesampingkan. Semisal, kasus kekerasan dan tindak asusila terutama yang terjadi pada anak dan perempuan yang kini tengah mengalami lonjakan juga harus menjadi perhatian.

  • Bagikan