Ditangkap KPK, Segini Kekayaan Rahmat Effendi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kini dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, Rabu, (5/1/2022).

Pepen sapaannya diduga melakukan tindak pidana korupsi. Sehingga KPK melakukan operasi tangkap tangan pada pukul 14.00 WIB tadi.

Bicara soal korupsi tidak terlepas dari hal keuangan. Lantas berapa kekayaan Pepen selama ini.

Dalam situs e-announcement LHKPN KPK, Pepen sudah tujuh kali melakukan pelaporan kekayaan.

Pertama pada 22 Juni 2010 ketika menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bekasi, harta kekayaannya Rp4.056.305.357.

Kedua, pada 14 September 2012 ketika menjabat Wali Kota menggantikan Moch Mohammad, dan akan mencalonkan Wali Kota periode 2013-2018, kekayaannya Rp4.611.264.329.

Setelah terpilih menjadi Wali Kota Bekasi, ia melaporkan Rp7.400.734.728 pada 31 Juli 2015.

Ketika kembali mencalonkan Wali Kota periode 2019-2023, Pepen melaporkan kekayaannya Rp7.498.143.832 pada 9 Januari 2018.

Saat menjabat Wali Kota periode 2019-2023, Pepen melaporkan kekayaannya sebanyak tiga kali.

Pertama, 31 Desember 2018 Rp7.068.377.878. 31 Desember 2019 Rp7.430.931.942 dan 31 Desember 2020 Rp6.383.717.647.

Sebelumnya diberitakan, Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, yang bersangkutan di-OTT KPK pada pukul 14.00 siang tadi bersama beberapa pihak.

“Benar, informasi yang kami peroleh, Rabu 5/1/2022 sekitar jam 2 siang,” kata Ali dalam keterangan tertulisnya.

  • Bagikan