Icip-icip Nasi Jinggo Street Food Khas Bali, Sedap dan Ramah di Kantong

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, BALI — Pelesiran ke Bali tak lengkap tanpa menikmati sajian-sajian kulinernya.

Kuliner-kuliner itu memang tak bisa dipisahkan dari ritual adat dan kegiatan keagamaan yang sudah mendarah daging dalam kehidupan masyarakat Pulau Dewata. 

Beberapa sajian kuliner tersebut disajikan di saat-saat tertentu. Namun, ada pula yang diperjualbelikan setiap harinya demi mengisi pundi-pundi penghasilan masyarakat, seperti Nasi Jinggo.

Bagi kamu yang kebetulan merayakan nyepi atau berlibur ke Pulau Dewata, tak ada salahnya mencoba Nasi Jinggo khas Bali ini. 

Nasi jinggo merupakan nasi khas Bali yang terkenal murah dan enak. Hampir seluruh warga Bali dan wisatawan pasti tahu nasi Jinggo.

Nasi Jinggo dibungkus dengan daun pisang. Isinya adalah nasi putih sekepalan tangan dengan lauk-pauk dan sambal. 

Nasi Jinggo yang enak biasanya diukur melalui rasa sambalnya.  Lauk-pauk yang digunakan biasanya adalah sambal goreng tempe, saur (serundeng), dan ayam suwir.

Saat ini, lauk pauk di dalam nasi jingo juga dikreasikan, mulai dari daging sapi, mie goreng, dan telur. Rata-rata harga nasi jingo saat ini adalah Rp 5.000 per bungkus.

Nasi Jinggo tradisional sering dijajakan pada sore hingga malam hari, meskipun di restoran akan lebih mudah memesan Nasi Jinggo tanpa batasan waktu.

Nasi Jinggo juga sering ditemukan sebagai sajian di acara-acara pernikahan, acara adat atau acara kerukunan warga.

  • Bagikan