PTM 100 Persen, DPRD Surabaya Minta Dimatangkan Terlebih Dahulu

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Komisi D bidang Pendidikan DPRD Kota Surabaya meminta penerapan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Kota Pahlawan dimatangkan terlebih dahulu.

Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan, berdasar Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 63 Tahun 2021, saat ini Kota Surabaya menerapkan PPKM level 1. ”Itu artinya sudah diperbolehkan untuk menerapkan PTM 100 persen,” kata Khusnul Khotimah seperti dilansir dari Antara, Rabu (5/1).

Namun, menurut anggota Fraksi PDI Perjuangan itu, pihaknya tidak ingin tergesa-gesa menerapkan PTM 100 persen. Meski sudah ada daerah lain yang kini menerapkan PTM 100 persen.

”Semua harus dimatangkan. Hari ini (5/1) kami akan rapat bersama dengan dinas pendidikan dan jajaran terkait membahas PTM 100 persen. Jika dalam rapat nanti semua persiapan sudah matang, baru PTM 100 persen bisa diselenggarakan,” ujar Khusnul Khotimah.

Khusnul menjelaskan, jika mengacu pada SKB 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri, Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/667/2021, dan Nomor 443-5847 Tahun 2021, tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, Kota Surabaya sudah bisa melaksanakan PTM. Sebab, vaksinasi sudah mencapai 100 persen.

Dengan ketentuan itu, lanjut dia, kapasitas PTM dapat dilaksanakan 100 persen, mulai dari jenjang PAUD, SD, dan SMP setiap hari. Untuk lama belajar paling banyak enam jam pembelajaran per hari.

  • Bagikan