Antisipasi Gelombang Omicron, Diskes Sulsel Siagakan Fasilitas Kesehatan

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemprov Sulsel tetap waspada terhadap gelombang virus Covid-19 jenis Omicron. Fasilitas kesehatan pun disiagakan.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr Arman Bausat, mengatakan, saat ini fasilitas kesehatan yang dipakai menangani kasus gelombang kedua tidak ada yang ditutup.

Sebut saja fasilitas isolasi di Asrama Haji Sudiang dan Kantor BPSDM di Jalan Sultan Alauddin. Begitu pun layanan kesehatan di Rumah Sakit.

Arman menambahkan, persediaan tabung oksigen dan fasilitas pendukung lainnya masih dalam jumlah yang memadai.

“Pasti kita sudah siap sekali karena banyak sekali bahan ta, kita beli alkes di 2020 awal RS, kemudian 2021 akhir puncak lagi kita pasti sudah persiapkan,” katanya, Kamis (6/1/2022).

Kasus Omicron memang perlu diwaspadai, penyebarannya kini meluas di Pulau Jawa. Terjadi transmisi lokal.

Meski begitu, dr Arman mengatakan, varian Omicron tidak seganas Delta yang menyebabkan kematian tinggi.

“Kemudian 2021 Juli Agustus lebih banyak persiapan, sekarang sudah siap semua, apalagi Omicron tidak terlalu ganas,” terangnya.

Meski kasusnya meluas, tetapi angka kematian tidak meledak sama seperti gelombang kedua.

“Jakarta sudah mulai banyak tapi tidak banyak kasus kematian, tidak heboh,” kata dr Arman.

Selain itu, jika terjadi penularan di Sulsel PPKM otomatis meningkat, bergantung jumlah kasus dan ketersediaan tempat tidur.

  • Bagikan