Sempat Marah Pada Tuhan, Handry Satriago Sukses Pimpin Perusahaan Kelas Dunia dari Kursi Roda

  • Bagikan
CEO GE (General Electric) Indonesia, Dr Handry Satriago

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kisah inspiratif bagaimana bangkit dari keterpurukan dan menggapai ‘bintang’ telah dicontohkan oleh CEO GE (General Electric) Indonesia, Dr Handry Satriago.

Handry Satriago memimpin perusahaan kelas dunia ini sejak tahun 2011 dari atas kursi roda.

Pria kelahiran Pekanbaru ini divonis mengidap kanker kelenjar getah bening yang tumbuh di tulang belakangnya.

“Saya duduk di kursi roda ini sudah lebih 30 tahun. Umur saya masih 17 tahun waktu itu. Ketika dokter kemudian memvonis saya punya kanker kelenjar getah bening yang tumbuh di tulang belakang saya,” katanya.

Dia telah menjalani hidupnya dengan kursi roda kurang lebih 36 tahun. Dia bercerita awal ia divonis sempat berobat ke sejumlah tempat.

“Bawa ke dokter, ke orang pinter, gak tahulah berapa IQ nya itu orang. Tapi ternyata Allah ingin bikin saya tidak bisa jalan,” ujarnya.

Ia masih ingat sekali kapan terakhir kali ia bisa berdiri. Waktu itu ia mencoba jadi imam salat untuk menuruti permintaan sang ibu yang sempat ia tolak dengan alasan berjalannya saja sudah mulai tidak stabil.

“Jadilah saya imam salat ashar itu. Ketika saya ruku di rakaat kedua saya jatuh. Dan itu adalah hari terakhir saya berdiri, saya bisa berjalan,” ucapnya.

“Ketika kejadian itu terjadi, saya merasa dunia gelap. Saya marah pada Tuhan. Saya marah pada semua orang,” sambung dia

  • Bagikan