Menag Minta Masyarakat Tidak Menghakimi Ferdinand, Tifatul PKS: Itu Protes Omongan SARA

  • Bagikan
Politisi PKS, Tifatul Sembiring

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Politisi PKS, Tifatul Sembiring merespons pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang meminta masyarakat agar tidak buru-buru menghakimi pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean.

Anggota DPR RI itu mengatakan apa yang dilakukan masyarakat saat ini bukanlah menghakimi. Hanya sebuah protes atas cuitan Ferdinand yang diduga mengandung unsur penodaan agama.

Tifatul juga menyebutkan saat ini kasus cuitan itu tengah diproses Bareskrim Polri. Di mana sudah masuk tahap penyidikan.

“Kan masih disidik polisi Mas, nanti kalau alat buktinya cukup baru dilimpahkan ke Kejaksaan. Nah kalau berkas sdh lengkap baru diadili oleh majelis hakim. Masyarakat itu protes omongan SARA begini, bukan menghakimi,” kata mantan Menkominfo itu di akun Twitternya, Sabtu (8/1/2022).

Sebelumnya, dalam pernyataan resminya Menag Gus Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat agar tidak buru-buru menghakimi Ferdinand Hutahaean terkait cuitan kontroversialnya di media sosial tanpa didasari informasi yang komprehensif.

“Saya mengajak masyarakat untuk tidak buru-buru menghakimi Ferdinand. Kita tidak tahu apa niat sebenarnya Ferdinand memposting tentang ‘Allahmu Ternyata Lemah’ itu,” kata Yaqut, Jumat (7/1/2022).

Yaqut lantas meminta semua pihak untuk menghormati proses hukum yang kini tengah berjalan di kepolisian. Menurutnya, sangat mungkin hal itu terjadi karena Ferdinand berstatus mualaf sehingga belum memahami agama Islam secara mendalam.

  • Bagikan