Sebelum Dilapor, BMI Sulsel Sudah Ingatkan Ferdinand Soal Cuitan “Allahmu Lemah”

  • Bagikan
Ketua BMI Sulsel, Muh Zulkifli (pegang mic). (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Ferdinand Hutahean telah dilaporkan ke polisi soal dugaan penistaan agama melalui sosial media Twitternya beberapa waktu lalu. Namun sebelum dilaporkan, pegiat media sosial itu, cuitannya sempat ramai dibahas netizen.

Bahkan pelapor Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulsel mengaku telah mengingatkan Ferdinand agar berhati-hati dalam bercuit di Twitter. Apalagi sampai membahas soal Tuhan.

Ketua BMI Sulsel, Muh Zulkifli, mengatakan, sebelum melapor, ia mengaku sempat mengirimkan pesan singkat kepada Ferdinand atas cuitannya itu. Namun sayang, itu tak direspons.

“Intinya bahwa kami di BMI telah berusaha mengingatkan Ferdinand. Baik melalui DM di IG-nya dan dalam komentar twiternya. Tetapi bung Ferdinan tidak peduli. Bahkan menurut kami komentar-komentar netizen dalam cuitannya itu, adalah peringatan. Tetapi malah tidak gubris,” katanya, Sabtu (8/1/2022).

“Inilah yang membuat kami menarik kesimpulan, bahwa kami sudah berusaha mengingatkan bung Ferdinand. Tetapi tidak ada respon balik dari bung Ferdinand. Sehingga, patut di duga bahwa bung Ferdinan memang punya niat untuk membuat gaduh,” jelasnya.

Saat ini kasus tersebut telah naik ke status penyidikan. Ferdinand juga dijadwalkan akan diperiksa di Mabes Polri atas kasus dugaan penistaan agama tersebut.

Pemeriksaannya itu dilakukan pada pekan depan. Tepatnya hari Senin (10/1/2022) pukul 10.00 WIB.

“Penyidik telah layangkan SPDP dan menyampaikan surat panggilan terhadap FH pada 6 Januari 2022. Surat pemanggilan tersebut berisi pemanggilan yang bersangkutan, untuk menghadap ke penyidik hari Senin tanggal 10 Januari 2022 jam 10,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, Jumat (7/1/2022).

  • Bagikan