PTM dengan Kapasitas 100 Persen, Plt Wali Kota Bandung Mintta Prokes Tidak Diabaikan

  • Bagikan
Siswa[siswi kelas VI mengikuti pembelajaran tatap muka di Sekolah Ciputra. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, BANDUNG — Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta masyarakat khususnya para orang tua atau wali murid agar mengingatkan siswa tak mengabaikan protokol kesehatan. Apalagi saat ini, pembelajaran tatap muka (PTM) digelar dengan kapasitas 100 persen.

PTM secara 100 persen bakal digelar mulai Senin (10/1). Hal tersebut diterapkan mengingat angka kasus Covid-19 di Kota Bandung yang terus menurun.

”Saya titip protokol kesehatan jangan sampai abai,” kata Yana seperti dilansir dari Antara di Bandung, Jawa Barat, Minggu (9/1).

Protokol kesehatan, kata dia, perlu tetap menjadi perhatian dalam setiap aktivitas masyarakat. Ketika pembatasan kegiatan masyarakat terus melonggar, protokol kesehatan menjadi benteng utama.

”Begitu masyarakat abai protokol kesehatan, angka penyebaran Covid-19 meningkat lagi. Naudzubillah, kita cukup sampai gelombang kedua (pertengahan 2021) kemarin saja,” kata Yana.

Di Kota Bandung, ada 330 sekolah yang bakal menggelar PTM 100 persen. Ratusan sekolah itu masuk ke dalam kategori kelompok simulasi 1.

Sementara itu, kelompok simulasi 2 sebanyak 1.677 sekolah akan menjalankan simulasi PTM dengan keterlibatan siswa maksimal 75 persen. Kemudian kelompok simulasi 3 sebanyak 632 sekolah akan menjalankan PTM terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen. Sisanya masuk ke kelompok simulasi 4 dengan kapasitas siswa maksimal 25 persen.

Durasi kegiatan belajar mengajar. menurut Plt wali kota, mengalami penyesuaian. Dalam satu hari kegiatan belajar mengajar, maksimal diisi enam jam pelajaran.

  • Bagikan