Spekulasi Penangkapan Wali Kota Bekasi, Ade Puspitasari: Si Kuning Sedang Diincar

  • Bagikan
Potongan video Ade Puspitasari di hadapan kader Golkar.

FAJAR.CO.ID, BEKASI – Ade Puspitasari tampaknya tak terima atas penangkapan ayahnya yang merupakan Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi oleh KPK belum lama ini. Di benaknya, Ade berspekulasi.

Menurutnya, apa yang dilakukan oleh KPK merupakan sebuah rangkaian perencanaan yang sudah diincar sejak lama.

“Memang ini kuning sedang diiincar, kita tahu sama tahu siapa yang mengincar kuning, tapi nanti di 2024 jika kuning koalisi dengan orange matilah yang warna lain,” kata Ade saat memberikan sambutan di depan kader Golkar, dalam videonya beredar.

Selain itu, uang yang kini disita oleh KPK atas penangkapan terhadap Rahmat Effendi, legislator DPRD Jawa Barat Fraksi Partai Golkar itu merupakan sebuah iuran. Dia menyebut ini adalah pembunuhan karakter ayahnya itu.

“Logikanya, OTT, saya ada transaksi, bang saya serahkan (uang) saya ke-gap, benar nggak? Ini tidak ada, bahwa pak wali (Pepen) beserta KPK tidak membawa uang dari Pendopo. Uang yang ada di KPK itu uang yang di luaran dari pihak ketiga, dari kepala dinas, dari camat, itu pengembangan, tidak ada OTT, memang ini pembunuhan karekter,” tambahnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (5/1) kemarin. Selain Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, tim satuan tugas (satgas) penindakan KPK juga turut mengamankan 11 orang lainnya dalam giat operasi senyap tersebut.

  • Bagikan